Minggu, 18 November 2012

jadikan qolbumu seperti danau


seorang murid guru sufi nampak murung belakangan ini.lalu si guru sufi menanyakan sebabnya kpda murid yg murung tadi .
guru sufi:"kenapa kau selalu murung, nak?Bukankah banyak hal yg indah di dunia ini?kemana perginya wajah bersyukurmu
Sang murid mnjawb:Guru,belakangan hidup saya banyak masalah.Sulit bagi saya buat tersenyum.Masalah datang bertubi-tubi.sang guru terkekeh."Nak coba ambil segelas air dan 2 genggam garam.Bawalah kemari
.Biar kuperbaiki suasana hatimu."Si murid pun beranjak bangkit dan berjalan pelan tanpa semangat ia laksanakan permintaan gurunya itu,lalu membawa gelas dan 2 gengam garam sesuai permintaan gurunya." coba  masukkan segengam garam itu ke dalam gelas yang berisi air tadi.setelah itu" coba kau minum sedikit airnya" kata sang guru.Bagaimana rasa" tanya sang guru?".Asin perut ku jadi mual," awab si murid dengan wajah yang masih meringis keasinan.
"Sekarang kau ikut aku"sang guru membawa muridnya kedekat danau yang dekat tempatnya berada. ambil garamnya yang tersisa,dan tebarkan ke danau.tanpa bicara si murid menebarkan garam yang tersisa tadi di tebarkan ke danau,tanpa bicara.rasa asin dimultnya lum juga hilang.ia ingin meludahkan rasa asin dimulutnya,rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid begitu pikirnya.
"Sekarang kau coba minum air danau" kata sang guru sufi sambil men cari batu yang datar untuk didudukinya.setelah si murid meminum air danau itu lalu sang guru pun bertanya kepadanya"bagaimana rasanya?".Segar,segar sekali guru" kata si murid."Terasakah rasa segenggam garam tadi?" tanya sang guru."tidak sama sekali" sambil si murid meminum air danau sampai puas."Nak"kata sang guru setelah muridnya selesai minum" segalah masalah hidupitu seperti segenggam garam tidak kurang tidak lebih hanya segenggam garam.banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang hidupmu,itu sudah di kadar oleh Allah.sesuai untuk dirimu tidak lebih tidak kurang.setiap manusia yang lahir ke dunia pun demikian.Tidak ada satupun manusia walaupun dia seorang nabi yang bebas dari penderitaan dan masalah."
si murid terdiam,mendengarkan.
"Tapi nak rasa asin" dari penderitaan yang dialami  itu sangat tergantung dari besarnya qolbumu menampungnya.Jadi nak berhentilah jadi gelas.jadikn qalbu dalam dadamu  jadi sebesar danau"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar